Kamis, 06 Juni 2013

PHOTO BERDUA

Waktu Icha dan Rizky masih kecil masih mau disuruh photo berdua, tapi setelah keduanya beranjak besar susaaaaaaah sekali membujuk mereka photo berdua terutama si kaka, biasanya pakai acara lari-larian, atau kalau ke photo si kaka pasang tampang bete atau pose yang sedikit aneh biar photonya jelek katanya....he...he... Ini beberapa photo berdua mereka yang pernah terekam. 1 2 3 4 5 6 Gambar pertama waktu awal-awal Rizky punya adik umurnya kira-kira 5 tahun adiknya belum setahun, Rizky masih senang-senang saja berdua terlihat dari wajahnya yang begitu ceria sementara adiknya masih kelihatan bingung dengan kamera :) Gambar kedua mulai si kaka iseng dibelakang si princess...he...he... Gambar ketiga ini benar-benar candid, untuuuuuuung saja mereka tidak tahu kalau di foto. Gambar ke empat : sementara princess bergaya si kaka ambil pose ala jacko :D Gambar ke lima : si Icha bergaya kaget si kaka sok cool aja :)) Gambar ke enam : Keduanya kompak bilang "Boss Romlaaaaah" :D

Senin, 27 Mei 2013

BALADA PUTRA

Icha inegin sekali punya kucing, beberapa kali punya ada yang mati, kabur, dan lain-lain akhirnya, Icha punya kucing lagi. Kucing kampung berwarna abu-abu berwajah mirip Pus in boots. Kucing antah berantah yang tiba-tiba saja main ke beranda rumahku dan mulai main dengan Icha. Tidak hanya hari itu saja. Hari-hari berikutnya kucing itu datang lagi, Icha mulai merengek ingin memelihara kucing itu. Akupun luluh melihat kedekatan Ichde dengan kucing jantan berwarna abu-abu yang belakangan diberinya nama Putra, Putra Ahmad Patrick Andra lengkapnya menurut Icha, panggilannya cukup Putra saja atau.....Puuuuuuuuut :) Putra tidak pernah masuk rumahku, dia tidur di garasi atau dekat rumah kami, kadang dia bermain disekitar rumah. Kalau tidak ada batang hidungnya tinggal panggil saja namanya, "Puuuuuuuut" Dia akan berlari secepat cheetah menghampiri kami dia tahu kalau dipanggil artinya ia akan diberi makan atau kami pulang ke rumah. Tapi suatu hari asma Icha kambuh dan ia harus dirawat di rumah sakit, dan salah satu penyebabnya menurut dokter bulu kucing, Icha harus menghindari Putra tidak boleh bermain dengan Putra lagi :( Kadang keduanya hanya bertatap-tatapan dari kejauhan saja. Tapi aku tahu pasti Icha dan Putra ingin berdekatan dan bermain seperti dulu lagi. Akhirnya kita tak tahan juga berjauhan dengan Putra, Putra tetaplah kucing kami yang setia, yang menjaga rumah kami disaat kami tidak ada di rumah, yang menunggu di depan pintu siang malam saat terik dan hujan. Putra yang berjalan dibelakang kami setiap kali aku dan anak-anak ke rumah nenek di malam hari. Putra si kucing Cheetah petarung tangguh berwajah setampan Puss in boots

Sabtu, 20 April 2013

ADA APA DI BULAN APRIL?

Beginilah kalau blog lama tak diurus berdebu dan jamuran, dengan sedikit waktu yang kupunya aku ingin berbagi cerita tentang Icha putri kecilku yang tanggal 10 April 2013 lalu genap berusia 6 tahun. Icha ingat betul tanggal ulang tahunnya. Dari tahun lalu dia sudah menghitung berapa bulan lagi dia ulang tahun, bahkan setiap bulan dia berhitung kapan dia ulang tahun. Abah berjanji bila Icha sudah bisa baca keinginannya merayakan ulang tahun dengan kue bertingkat akan dikabulkan. Benar saja bulan Januari belum bisa baca, Februari terbata-bata, Maret voila! Icha bisa membaca dengan lancar! Icha memang mengambil les membaca di sekolahnya. Namun keinginan kerasnya untuk merayakan ulang tahun membuatnya begitu bersemangat untuk bisa membaca.

Aku teringat beberapa bulan sebelumnya Icha menonton pesta ulang tahun kakaknya waktu di TK dulu, Disitu aku terlihat hamil besar, hamil Icha. Mama, "Icha nyicipin kue ulang tahun kaka" kata Icha padaku.
"Lo, kok bisa, bukannya Icha dalam perut mama." jawabku.
"Bisa Ma, Mama makan kue ulang tahun kaka, terus Icha nyicipin di dalam perut mama." katanya polos. Hemmm....masuk akal juga ya...he...he...

Melihat pesta ulang tahun Kaka, Icha ingin ultahnya dirayakan di sekolah juga, apalagi mendengar dulu kakak waktu ultah disekolah hadiahnya sampai satu becak penuh tidak muat. Keinginan Icha semakin besar. Mengingat ini tahun terakhir Icha di TK, keinginannya kami kabulkan. Tepat tanggal 10 April 2013 kemarin pesta itu dilaksanakan dengan sederhana tapi meriah di sekolah dan Icha bilang "Ia saaaangaaaaaaaat bahagiaaaaaaa.....hari itu....hatinya terasa ringan katanya....he...he...


Selamat Ulang Tahun putriku sayang, you are always be my princess and the light of my eyes. Semoga Allah selalu memberikanmu kesehatan dan kebahagiaan. Yang selalu mencintaimu, Mama

Oh iya, selain ulang tahun Icha dibulan April ini juga penting bagi kaka, selalu ada yang pertama dalam hidup ini bukan? Nah, Kaka untuk pertama kalinya jadi pemimpin upacara di sekolah dan terpilih jadi dokter kecil, selamat ya Kaka...kamu hebat! Mama dan Abah dan Icha bangga sama Kaka. Terus maju ya Nak!

Selasa, 19 Februari 2013

Keceriaan anak-anak pinggir sungai

Kesempatan kali ini aku ingin posting tentang hasil memotretku. Sebagai tukang potret amatir tanpa kamera canggih cuma berbekal HP doang semoga bisa dinikmati rekan blogger semua.
Pohon ini dikenal dengan pohon Rambai sejenis Mangroove, dimana habitat bekantan monyet berhidung mancung hidup, tapi jangan mencari bekantan disini, binatang itu hanya hidup jauh dipedalaman hutan rambai. Buah rambai bulat dengan kelopak bersegi-segi dalamnya berwarna merah delima rasanya masam. Pohon rambai ini sudah ada sejak aku kecil hingga sebesar ini, sekarang dijadikan tempat bermain anak-anak ketika air sungai pasang. Disinilah calon peloncat indah bermula :) anak-anak bertelanjang dada itu memanjat hingga ke dahan tertinggi dan mulai loncat bersalto ria ke sungai. Namun ini mungkin photo terakhir pohon ini yang kubuat. Beberapa hari yang lalu pohon ini ditebang.
 Liat bagaimana anak itu berancang-ancang melakukan loncatan. Ah keceriaan anak-anak tak akan kulihat lagi.

Photo ini kuambil di dermaga kecil tepi sungai, dimana anak-anak mandi dengan cerianya betapa indahnya masa kecil. Mandi disungai kenangan yang tak mungkin dilupakan anak-anak ini kelak saat mereka dewasa.

Sabtu, 12 Januari 2013

EKSPRESI CINTA

Dua anakku memiliki kepribadian yang berbeda. Rizky si kaka kalau sakit cenderung diam dan tiba-tiba ingin tiduran saja. Makanya aku lebih suka dia aktif lari kesana kemari tidak kenal lelah artinya dia sehat-sehat saja. Sebaliknya Icha kalau sakit lebih cerewet, walaupun sehat dia lebih banyak berekspresi dengan verbal.

Begitu pula dalam mengungkapkan kasih sayangnya pada mamanya Icha sangat ekspresif, dia bisa memelukku dan bilang ia sayang mama, atau menciumku berkali-kali. Rizky tidak pernah begitu tapi kalau ingin bermanja-manja dengan mamanya ia tiba-tiba minta gendong atau minta suapin makan.

Tanggal 22 Desember 2012, Rizky menutup mataku dengan sapu tangan. Dia bilang dia punya kejutan untukku. Saat mataku dibuka.....tadaaaaaa.....sebuah lukisan cat air yang membuatku terharu. Begitulah Rizky mengekspresikan sayangnya, terima kasih, Kaka

Kamis, 27 Desember 2012

SPESIAL 11

Tahun ini sangat spesial bagiku karena tanggal 11-11-2012 hari ulang tahun pernikahan kami yang ke 11! dan hadiahnya sangat spesial, menjadi tamu Allah, iya dibulan November pula kami sedang menunaikan ibadah haji. Tanggal 11-11-2012 kami masih berada di Medinah.Terima kasih ya Allah untuk hadiah yang begitu istimewa. Kami bersyukur telah melewati satu dekade hingga sampai ke tahun yang ke 11, melalui up and down kehidupan bersama-sama dan dikaruniai putra-putri yang semoga selalu menjadi penyejuk hati kami. Alhamdulilah, semoga Allah merahmati keluarga kecil kami ini


Sabtu, 08 Desember 2012

MY SPRITUAL JOURNEY PART II

Tawaf ifadah termasuk rukun haji maka dari itu ibadah ini harus dikerjakan sebagai kesempurnaan haji kita disusul dengan sa'i. Sebelum meninggalkan Mekkah kita pamit pada Baitullah dengan melaksanakan Tawaf Wada, Tawaf perpisahan. Semoga kita masih diberi umur dan kesempatan untuk kembali lagi.

Kitapun bertolak ke Kota Suci berikutnya dimana Nabi bermukim dan dimakamkan setelah Hijrah, Madinah Al Munawarah. Sebelum Subuh kita berangkat dari Mekkah sampai ke Madinah sebelum Zuhur. Pemandangan sepanjang jalan tol mulus dan lebar itu menakjubkan, padang pasir yang luas atau gunung-gunung batu berwarna terrakota, konon disini harga air mineral lebih mahal dibandingkan bensin, bahkan pom-pom bensin tak perlu dijaga, sistem swalayan. Sering juga ditemui perternakan unta. Disepanjang padang pasir memutih dan gunung-gunung batu terdapat wadi, disana terdapat perkampungan, toko dan restaurant kecil dengan mushola mungilnya, disinilah kita biasa singgah disaat waktu-waktu sholat sekaligus buang hajat, beberapa ada yang menyediakan toilet yang nyaman dan bersih dan jangan terkejut pula bila kita tiba-tiba singgah di tempat yang WCnya sanitasinya tidak begitu baik namun air tersedia setiap kali kita membuka keran dan terasa hangat mungkin karena didaerah gurun walaupun tanpa pemanas.Restauran juga menyediakan makanan dari fastfood hingga menu Arab, tapi kami cenderung berhati-hati  untuk mencicipi makanan yang asing siapa tahu tidak cocok dengan perut kita. Perlu diperhatikan bagi wanita disini untuk tidak berjalan kemana-mana sendirian, kalau tidak bergerombolan sesama wanita tentu saja dengan Mahram kita baik itu suami, kakak, atau anak laki-laki kita. Dan Jangan sesekali berpakaian terbuka dan tipis. Pakai pakaian longgar dan berwarna gelap, bagi wanita yang mengenakan gamis panjang kenakan celana dalaman panjang yang gombrong didalamnya. Tidak perlu mengenakan make up apalagi berlebihan, tampil polos apa adanya lebih baik, karena bagi orang Arab wanita yang mengenakan make up itu mengundang syahwat laki-laki. Ditanah Haram baik di Mekkah maupun Madinah kita harus menjaga diri kita baik-baik terutama mulut apalagi saat mengenakan pakaian Ihram, mengumpat,nyinyir, menggosip, narsis, ujub, kembali kepada diri kita sendiri, kadang langsung diperlihatkan pada kita disaat itu juga. Jadi kalau lihat teman kita sakit terus kita bilang makanya sih kebanyakan makan jeruk, sakit perut kan....eh tiba-tiba perut kita mulas. Atau cuma bilang, sudah tahu kok jalan pulang, tidak usah ditungguin aku bisa pulang sendiri tahu-tahu....tidak bisa pulang-pulang. Bagi ibu-ibu yang suka komentar, nynyir atau mengeluh terhadap keadaan atau sesuatu sebaiknya remnya harus pakem banget deh :D, disinilah tempat introspeksi diri, kebaikan akan dibalas kebaikan begitu juga keburukan, namun kalau sudah terjadi sesali, mohon ampunan dan pertolongan Allah. Insya Allah diberikan jalan keluarnya. Semuanya dimudahkan bagi hambaNya yang pandai menerima dan pandai bersyukur.

DDi Madinah sebaiknya kita melaksanakan sholat Arbain 40 waktu sholat wajib di Mesjid Nabawi karena pahalanya sangat besar. Memang diperlukan kedisiplinan yang tinggi namun dengan bersama-sama kita saling mengingatkan dan menjalankannya bersama-sama. Di Mesjid Nabawi tempat sholat wanita dan pria dipisah jadi akan terlihat pemandangan suami-suami mengantarkan istri ketempat sholat sebelum ketempat para laki-laki sholat, begitu pula saat pulangnya. tempat favorite jam yang berada ditengah-tengah plaza mesjid. Sepulang sholat wajib banyak terlihat Bapak-bapak, ibu-ibu yang lagi menunggu pasangannya ditempat itu. Selain itu Plaza Mesjid juga dipakai sebagai tempat pasar kaget. Sepulang orang dari Mesjid ramai terdengar para pedagang kaki lima berteriak-teriak menarik perhatian pembeli bahkan jangan heran kalau mendengar, barang bagus....Ibu...ibu...murah....murah, beli 2 dapat 1, hingga harga hebohpun tahu....he...he...maklum jemaah melayu termasuk yang terbesar, jadi mengetahui Bahasa mereka hukumnya wajib bagi para pedagang. Belum lagi toko-toko diseputar Mesjid bahkan Malpun ada, tapi ingat ibu-ibu berat koper kita dibatasi, sekali lagi dibatasi...he...he...

Sama seperti di Masjidil Haram, sebaiknya kita datang ke Mesjid minimal setengah jam lebih dahulu kalau bisa lebih, karena setengah jam itu masih deg-degan juga dapat tempat tidak ya di dalam Mesjid.Sebelum masuk mesjid tas bawaan kita diperiksa, sebaiknya acara narsis photo-photoan pake BB atau Iphone ditahan dulu, hp disimpan baik-baik di dalam tas kalau tidak ingin diambil sama Askar.Big no...no...juga belanja sebelum sholat kecuali benda kecil yang bisa masuk tas kecil yang kemana-mana kita bawa, dilarang sama askar, kecuali tas plastik atau tas serut buat naruh sendal, tas belanjaan ntar aja ya habis sholat. Askar-askar ini bertugas mengatur lalu lalang jemaah yang keluar masuk mesjid juga meratakan saf dan memberitahu Jemaah tempat mana saja yang masih kosong dan sudah terisi, mereka sangat membantu sekali, bahkan mereka dibekali beberapa kata-kata umum suatu negara, jangan heran kalau mereka melihat wajah melayu akan bilang, ibu....ibu....kiri...kiri...atau kanan....kanan....cepat....cepat...pelan...pelan...merekapun tak segan-segan
memperingatkan bagi jemaah yang ngeyel dan tidak mau diatur

Selain sembahyang lima waktu, sunah, dan tilawah Al-quran. Di Mesjid Nabawi kita bisa berkunjung ke Raudah, dimana kelak tempat yang tidak terlalu luas dekat makam Nabi Muhammad SAW dan mihrab beliau disanalah letak Raudah, taman surga. Dimana Allah menjanjikan akan mengabulkan doa-doa hambanya yang berdoa di Raudhah, disana juga kita akan ziarah kemakam Nabi Muhammad dan sahabat-sahabat beliau melihat rumah dan Mesjid Nabawi di zaman beliau masih hidup karena Mesjid sekarang merupakan perluasan mesjid asal. Ternyata Jemaah yang ingin ke Raudhah harus mengikuti aturan, bergantian di waktu-waktu tertentu karena keterbatasan tempat, waktunya setelah sembahyang subuh sampai jam 10 pagi, siang sehabis Zuhur dan Malam setelah Isya. Disana kita diperbolehkan sembayang sunat dua rakaat dan berdoa saat sujud terakhir. Setelah sholat Subuh misalnya Askar-askar berbaju hitam mengangkat plang bertuliskan Melayu, Iran, Turki, Mesir, Nigeria, dll. Bagi Jemaah Mesir mengikuti Askar yang membawa plang Mesir, sedang kita orang melayu mengikuti Askar yang memegang plang bertuliskan Melayu. Kita berbaris tertib dan antri beberapa tahap diselingi dengan tausyiah sesuai dengan bahasa negara masing-masing. Hingga sampai giliran negara kita memasuki Raudhah, tempat berkarpet hijau dimana langit-langitnya ada ukiran bunga.kita tidak bisa berlama-lama disini karena barisan negara lain menunggu giliran, namun diwaktu yang singkat itu berefek luar biasa disana kita akan melihat banyak yang meneteskan air mata hingga menangis meraung-raung, betapa kita merasa begitu dekat dengan Sang Maha Pencipta
Disana kita mengetahui dan merasa dekat dengan Nabi kita yang Mulia, Nabi Muhammad SAW dan perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Islam. Doa-doa kita haturkan kepada  Allah serta shalawat dan salam kita haturkan kepada Nabi besar kita Muhammad SAW

Hingga tibalah saat kepulangan, jemaah yang telah selesai mengerjakan sholat Arbainnya bertolak ke Jeddah untuk kepulangan. Wajah-wajah orang dicintai di rumah mulai terbayang dipelupuk mata begitu pula rasa syukur telah selesai mengerjakan rukun Islam yang ke lima. Dengan lambaian tangan dan derai air mata kami kembali ke tanah air tercinta dan berdoa semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kami diberi kesempatan lagi untuk kembali. Amin....Amiiiin...Ya Rabbal Alamin.