Rabu, 18 September 2013

BARANG APA SAJA YANG DIPERLUKAN UNTUK BERANGKAT HAJI DAN UMRAH

Sebenarnya postingan ini sudah lama ingin kubuat tapi karena sibuk kerjaan baru kali ini bisa menuliskannya. Apalagi sekarang lagi musim haji, wah tak terasa ya...sudah setahun saja, liat orang berangkat...pengeeeeeen juga berangkat...he...he...seneneeeeng deh kalau melihat calon jemaah tuh wajahnya berseri-seri karena bahagia dan tak sabar untuk pergi kesana. Dengan pengetahuan aku yang sedikit aku ingin berbagi pengalaman akan barang-barang yang sangat kita perlukan disana walaupun kebutuhan orang yang satu berbeda dengan yang lain tentunya. Barang-barang yang umum dibawa orang yang ingin berangkat haji atau Umrah

1.Tas Satu koper, satu tas jinjing atau ransel, tas pinggang atau selempang kecil. Sediakan juga beberapa kantong kresek untuk membuat baju kotor, sendal,dll.Koper tentu saja semua tahu untuk memuat pakaian, baju ihram dan lain-lain barang-barang cairan seperti shampoo dan sabun cair sebaiknya dimuat dikoper dilakban kuat-kuat biar tidak bocor karena kalau ditaruh ditas jinjing atau tas pinggang pasti ditinggal dibandara. Ihram disimpan dikoper, tapi satu buah disimpan di tas jinjing, jaga-jaga kalau koper lama keluarnya dan kita harus cepat-cepat mengenakan ihram di Bandara King Abdul aziz atau di dalam pesawat, Koper kalau bisa dikasih cover kain dan ditulisin nama kita besar-besar nama kloternya dan tentu saja negara kita, kalau bisa satu kloter warna covernya seragam ditambah batik daerahnya masing-masing biar mudah mengenali, maklum cover yang mampir dibandara ribuan. Tas Jinjing atau ransel yang beroda dan bisa ditarik, ini sangat membantu sekali apalagi kalau Calon jemaan sudah sepuh. Isi tas jinjing ini dengan baju ihram, perlengkapan mandi, satu dua baju sehari-hari dan tentu saja baju dalam. Tas pinggang atau selempang mungil ini untuk membuat paspor, tanda pengenal, obat-obatan, botol minuman, dompet, pelembab handphone dan benda-benda kecil lainnya. Buat yang hobby shopping bisa bawa tas kain lipat buat jaga-jaga kalau tas beranak, dan tas serut sederhana dari kain bertali yang bisa disampirkan dipungggung seperti ransel buat menaruh sendal, saat thawaf tas ini sangat berguna.

2.Pakaian
a.Baju Ihram minimal dua, Satu buat melaksanakan umrah atau thawaf Ifadah, satunya lagi buat kegiatan di padang Arafah. Bahkan banyak Jemaah yang masih menyimpan pakaian ihramnya dipadang Arafah buat pembungkus kafannya bila berpulang kelak.
b.Baju sehari-hari, tidak usah yang berwarna jengreng apalagi beling-beling. Untuk lelaki banyak menggunakan celana serut dari katun ada yang panjang ada juga yang selutut buat dipakai istirahat, atasannya kaos putih tipis yang nyaman bahkan sekarang ada modifikasi kantong doraemonnya didada buat naruh hp dan uang.Baju koko dan celana kain yang ringan celana jins kesayangan disimpan aja dulu...panas dan berat Bo! Kalau perempuan baju sehari-hari itu gamis satu dua potong berwarna gelap bolehlah bermotif tapi jangan terlalu rame, dan kenakan juga didalamnya celana katun serut seperti yang dipakai laki-laki bukan legging yang biasa dipakai di Indonesia karena masih membentuk tubuh. Atau baju muslim panjang dan longgar selutut sama celana panjang longgar berwarna gelap. Jilbab bawa yang mudah mengenakannya dan tidak ribet kebanyakan sih yang berwarna putih atau gelap, wah kalau model jilbab pedagang dan perancang Indonesia memang juaranya, ada kan jilbab lebar langsung pake lengan panjang ini sangat fleksible kalau kita ingin sholat tanpa ribet bawa mukena tinggal bawa sarung tangan yang terbuka telapaknya dan kaos kaki.
c.Baju dalam secukupnya saja bisa kita cuci disana. Kalau perempuan sediakan pakaian dalam berwarna putih-putih saat memakai ihram nanti. Yang laki-laki seperlunya saja bahkan saat pake ihram...no underwear please...he...he...
d. Kaos kaki dan sarung tangan terbuka telapak tangannya. Sekarang kaos kaki untuk haji dan umrah berbagai macam bentuknya hasil daya cipta orang Indonesia loh! Ada yang ditelapak kakinya bisa dibuka buat nyuci kaki saat Wudhu ada yg jempolnya dipisah buat ngepit sendal, dll...kalau bisa agak banyakan dikit karena kaos kakikan ringan kalau males nyuci tinggal buang saja...he..he..begitu juga sarung tangan.
e. Baju tidur, kalau laki-laki sih gampang baju sehari-hari bisa dipakai jadi baju tidur tinggal tambah sarung buat nahan dingin. Kalau perempuan biasanya bawa daster lengan panjang yang sampai mata kaki dan agak tebalan bahannya, yang yukensi dan tipis menerawang ditinggal di rumah saja ya...ibu-ibu...atau baju tidur katun lengan dan celana panjang seperti piyama. Jangan lupa sarung atau selimut tipis atau pasmina lebar dan panjang buat penahan dingin.
f. Jaket, bawa satu buat dipesawat,bus, atau saat bermalam dikemah untuk menahan dingin.

3.Perlengkapan Sholat Sejadah kalau bisa yang ringan dan tipis biar mudah dilipat dan dibawa kemana-mana, untuk wanita bawa minimal 2 mukena yang lepasan atas bawah, baiknya berwarna putih yang jengreng, berpayet, apalagi bermotif buat lebaran di Indonesia aja. Disana kemesjid pake baju jubah trus pakai mukena yang atasannya saja sarung tangan dan kaos kaki sudah cukup, praktis lagi.

4. Obat-obatan Tentunya obat-obatan yang bukan obat-obatan terlarang dan biasa kita gunakan untuk mengatasi penyakit-penyakit ringan seperti sakit kepala, masuk angin (antangin cair sachetan ini berguna banget apalagi kalau dalam perjalanan jauh, obat maag, diare, obat mabuk perjalanan, minyak angin,minyak kayu putih,obat tetes mata, obat luka, pembalut, pantyliner, pembalut luka, karena beli disana belum tentu cocok dengan kita. Untuk yang sudah punya penyakit bawaan konsultasi sama dokter obat apa yang dibawa kalau bisa minta resepin duluan agak berlebih untuk jaga-jaga. Untuk yang wanita masih menstruasi konsultasikan sama obigin atau bidan untuk mengatur masa haid kadang kita dibekali pil KB untuk mengatur masa haid agar kegiatan ibadah kita lancar.

5. Perlengkapan Mandi Kalau bisa jangan yang berbentuk cair, kalau cair baiknya berbentuk sachet, biar mudah membawa dan menyimpannya. Sikat gigi dan odol jangan lupa. Handuk besar dan handuk kecil, sisir.

6.Kosmetik Disana tidak disarankan apalagi wanita untuk berdandan berlebihan bagi wanita, apalagi saat berihram kita harus polos apa adanya, hanya karena disana cuacanya kering dan panas kita harus membawa body lotion dan cream pelembab yang mengandung tabir surya juga pelembab bibir, mencegah bibir pecah-pecah. Bedak,lipstik dibawa seperlunya saja itupun dipakai saat dibandara sesampainya diIndonesia saja.

 7. Perlengkapan mencuci Bawa sabun cuci yang sachetan, jangan lupa penjepit dan beberapa gantungan baju. menjemur baju dalam digantungan baju dijepit dilapisi dengan pakaian sehari-hari, walau begitu cepat kering kok...disana matahari berlimpah ruah.

8.Kitab Suci dan buku-buku doa dan agama Alquran bawa yang kecil, buku-buku yang ringan bahkan ada buku-buku doa yang bisa digantung dileher.

9.Alat komunikasi dan Dokumentasi Sangatlah penting untuk menghubungi keluarga dirumah baik handphone, kamera, atau kamera video, jangan lupa charger dan powerbank dibawa.

10. Alas Kaki
Sepatu sendal terbuka yang ringan  yang mudah membuka dan melepasnya namun cukup kuat dipakai berjalan jauh biasanya berwarna putih dan sendal jepit ringan

11.Benda kecil tapi berguna
a. Botol minuman kecil yang muat ditaruh ditas jinjing atau tas kecil, memang di Masjidil Haram dan Mesjid Nabawi air zam-zam tersedia berlimpah dan gratis tapi tak selamanya kita berada ditempat menyediakan air zam-zam, sebaiknya kalau kita ke mesjid kita isi dulu botol minum kita, kalau habis nanti di mesjid bisa kita isi air zam-zam.
b. Botol air dengan semprotan, botolnya yang ukuran kecil saja membawa dari Indonesia dikosongi saja, nanti sesampainya disana diisi kalau mau ibadah, ini sangat berguna untuk disemprotkan di wajah untuk menyegarkan.
c. Peniti, jarum pentul,jarum jahit,benang, gunting yang ujungnya tumpul taruh dikoper,selotip,karet gelang.
d.Slayer, biasanya setiap rombongan punya motif dan tanda tertentu sangat berguna apabila kesasar.
e.Topi lebar atau payung lipat, sangat berguna saat ziarah.
 f.Tikar kecil dari plastik atau anyaman yg bisa dilipat dan dimasukin ditas jinjing sangat berguna saat diMuzdalifah dan Mina atau Arafah buat alas duduk.
g. Bantal kecil yang ringan ada yang bisa dikalungin dileher, sangat nyaman buat didalam Bus, dipesawat, di Arafah, Mudzdalifah dan Mina.
 h. makanan ringan,lauk kering tahan lama, saos dan kecap, kalau bisa bentuk sachetan, buat dikoper karena kalau ditas jinjing pasti dibuang. Saos pedas, kecapdan lauk kering tahan lama itu berguna sekali saat kita kehilangan selera makan.
i. Masker, bawa agak banyak dan selalu pakai kecuali saat beribadah, untuk menghindari penyakit pernafasan, influensa dan batuk juga debu, apalagi saat melempar Jumrah yang tidak berbaju Ihram saat padat-padatnya jemaah tempat menuju kesana penuh debu.
j. Tali kacamata, yang bekaca mata ganggang kaca mata dikasih tali biar kalau terjatuh masih tergantung dileher dan kalau tidak menggunakan kaca mata tinggal digantungkan dileher biar tidak hilang atau kelupaan menaruhnya.

Saat ke Arafah Mudzdalifah dan Mina kita hanya dibolehkan membawa tas jinjing atau ransel Ihram kita pakai dan dua atau tiga pakaian sehari-hari, perlengkapan ibadah dan mandi,makanan ringan, sendal jepit atau sepatu sendal terbuka karena kita bermalam disana,tikar lipat bantal kecil bawa juga selimut,sarung,jaket atau slayer untuk menahan dingin karena kita tidur didalam tenda. Semoga postingan ini berguna bagi Calon Jemaah Haji dan Umrah, mohon maaf kalau ada kekurangan atau beberapa benda yang belum aku cantumkan dipostingan ini. Semoga Ibadah Calon Jemaah Haji dan Umrah berlangsung lancar, selamat dan khidmat atas bantuan pertolongan dan lindungan Allah SWT.

6 komentar:

  1. Botol air dengan semprotan ...
    Ini setuju banget ...
    banyak sekali gunanya ...
    bahkan saya isi dengan air zam-zam juga ... untuk kesegaran wajah ... bisa diminum pula ...

    satu lagi kalau boleh ... menambah ...
    Obat-obatan luar untuk ...
    1. Tumit yang pecah-pecah --> mereknya Kan* kalau tidak salah ...
    2. Counter**** untuk obat gosok kalo pegel linu ... :)

    dan setuju banget dengan Ina ... Konsultasi ke Dokter untuk Ibu-ibu dan remaja putri ... mengenai jadwal menstruasi dsb

    salam saya Ina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Om obat tumit pecah-pecah itu sama obat gosok pegal itu...he...he...

      Hapus
  2. Tfs Bu, mdh2an bisa ke sana, amin.

    BalasHapus
  3. krim pecah2 bener banget tuh mbak yang om nh bilang

    BalasHapus
  4. woww....bermanfaat sekali. trimakasih ats infonya y ^_^

    BalasHapus
  5. syukron atas tipsnya
    saya mau menambahkan ada baiknya pake smartphone, nanti kita bisa pake wifi di restoran2 atau hotelnya yg *5, lumayan irit pulsa

    BalasHapus